SIARAN PERS - Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional
Informasi Publik
Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
SIARAN PERS No. 249/SES.M.PANGAN.4/SP/7/2026
Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart PortDemi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan
dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional
Jakarta, 1 Juli 2026 – Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey menyelenggarakanserangkaian agenda Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026 sebagai tindak lanjut hasilAsesmen Green and Smart Port 2025 yang telah dilaksanakan oleh IDSurvey pada 8 pelabuhan diIndonesia.
Mengusung tema "Hijau Hari Ini, Cerdas Esok Hari, Ketahanan Pangan Selamanya," GSPI ASRI 2026menjadi wadah kolaborasi untuk mendorong pelabuhan-pelabuhan di Indonesia menerapkan praktikterbaik dalam pengelolaan lingkungan, efisiensi operasional, serta digitalisasi layanan. Program inisebagai upaya mempercepat transformasi sektor kepelabuhanan nasional sebagai simpul distribusilogistik yang menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus pangan antardaerah, menekanbiaya logistik, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangannasional.
Seiring meningkatnya tuntutan perdagangan global terhadap rantai pasok yang berkelanjutan,transparan, dan terdigitalisasi, daya saing pelabuhan tidak lagi semata ditentukan oleh kapasitas dankecepatan layanan. Kemampuan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, efisiensi energi, dantransformasi digital kini menjadi faktor strategis dalam memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasokinternasional.
Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan,Tatang Yuliono, menegaskan bahwa transformasi pelabuhan merupakan bagian penting dalammemperkuat kelancaran logistik pangan demi terwujudnya ketahanan pangan nasional.
"Pelabuhan merupakan simpul strategis dalam rantai pasok pangan nasional. Melalui Green and SmartPort Initiatives (GSPI) ASRI 2026, kami ingin mendorong terwujudnya pelabuhan yang tidak hanyaefisien dan berdaya saing, tetapi juga berkelanjutan serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.Sinergi pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalammeningkatkan efektifitas logistik yang mampu menjamin kelancaran distribusi pangan, sekaligusmeningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global”,ujar Tatang.
Program Green and Smart Port merupakan serangkaian instrumen asesmen yang dirancang untukmengukur sekaligus mendorong implementasi praktik terbaik dalam pengelolaan pelabuhan melaluipendekatan Green Port dan Smart Port. Indikator penilaian pada Green and Smart Port telahdikategorikan berdasarkan aspek Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), dikarenakan program iniselaras dengan program Presiden Republik Indonesia yaitu melalui Gerakan Indonesia ASRI.
Penilaian GSPI mengacu pada Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023, yang disusun berdasarkanregulasi nasional dan praktik terbaik internasional. Asesmen mencakup aspek tata kelola, teknisoperasional, pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, keselamatan dan kesehatan kerja,kepelabuhanan, serta digitalisasi dengan komposisi penilaian 80 persen Green Port dan 20 persenSmart Port. Pelabuhan peserta mengikuti tahapan asesmen melalui mekanisme self-assessment padaplatform My Green Port, dilanjutkan dengan verifikasi dokumen, survei lapangan oleh tim asesorindependen, hingga penilaian akhir oleh dewan pertimbangan sesuai bidang keahlian masing-masing.
Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Asesmen Green and Smart Port Tahun 2025, Kegiatan GSPIASRI 2026 yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 Juli 2026 di Dermaga C Pelabuhan PTPetrokimia Gresik, Jawa Timur sebagai salah satu peserta GSP. Kegiatan ini menjadi momentum yangtepat untuk penyerahan hasil penilaian GSP kepada 8 (delapan) pelabuhan peserta asesmen yangtelah menunjukkan komitmen dan capaiannya yakni PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk KalimantanTimur, PT Krakatau Bandar Samudera, PT Vale Indonesia, PT Pelindo Petikemas – TPKBanjarmasin, PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Pelindo Multi Terminal – Branch TanjungIntan, dan Terminal Petikemas Bitung. Melalui GSPI ASRI 2026, hasil asesmen tersebutditindaklanjuti melalui pendampingan, penguatan implementasi praktik terbaik, serta akselerasitransformasi pelabuhan agar semakin hijau, cerdas, dan berdaya saing dalam mendukung sistemlogistik nasional serta ketahanan pangan Indonesia.
Program Green and Smart Port menunjukkan adanya kebermanfaatan terhadap kinerja dan citrapelabuhan dengan penerapan prinsip keberlanjutan dan digitalisasi. Direktur Jenderal PerhubunganLaut, Kemenhub menyatakan siap untuk mendorong pelabuhan lain yang belum ikut berpartisipasiuntuk bisa ikut serta mengimplementasikan program Green and Smart Port ini. Harapannya lebihbanyak pelabuhan di Indonesia yang menerapkan prinsip pelabuhan yang pintar dan ramahlingkungan.
"Sebagai Strategic Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey bersama dengan entitasnya PT SUCOFINDO(Persero), PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero) berkomitmenmenghadirkan layanan assurance yang tidak hanya menjamin kepatuhan terhadap standar, tetapi jugamendorong peningkatan kinerja dan daya saing pelabuhan nasional. Green and Smart Port Initiativesmenjadi instrumen penting untuk mempercepat transformasi menuju pelabuhan yang lebih hijau, lebihcerdas, dan mampu memenuhi tuntutan perdagangan global di masa depan," ujar David.
Melalui penyelenggaraan GSPI ASRI 2026, Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersamaIDSurvey menargetkan semakin banyak pelabuhan yang berpartisipasi untuk mengikuti asesmen
Green and Smart Port, sehingga mampu meningkatkan efisiensi logistik, memperkuat distribusipangan, dan mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.
Narahubung.
Kepala Biro Umum dan Hubungan Masyarakat
Lampiran Dokumen
SIARAN PERS - Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional
Siaran Pers
Butuh Informasi Lebih Lanjut?
Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP