Berkala

SIARAN PERS - Menko Bidang Pangan Dorong Peningkatan Produksi Jagung Nasional, Panen Raya Gorontalo Hasilkan 210 Ton

Informasi Berkala

Informasi Publik

Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

SIARAN PERS No. 245/SES.M.PANGAN/SP/6/2026

Menko Bidang Pangan Dorong Peningkatan Produksi Jagung Nasional,Panen Raya Gorontalo Hasilkan 210 Ton

Kabupaten Gorontalo, 23 Juni 2026 — Menteri Koordinator Bidang Pangan ZulkifliHasan menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat produksi pangannasional melalui peningkatan produktivitas komoditas strategis, termasuk jagung.Hal tersebut ditunjukkan melalui Panen Raya Jagung yang dilaksanakan di DesaMulyonegoro, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, yangmenghasilkan sekitar 210 ton jagung dan menjadi bagian dari upaya percepatanswasembada pangan nasional.

Panen raya dilaksanakan di lahan seluas 30 hektare dengan rata-rata produktivitasmencapai 5–7 ton per hektare. Dengan capaian tersebut, total hasil panendiperkirakan mencapai sekitar 210 ton jagung. Kegiatan ini merupakan hasilpembinaan UD Damai Sejahtera bersama Kelompok Tani Sipatana Hijau dalamrangka meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani jagung.

Kegiatan panen berlangsung di lahan Kelompok Tani Sipatana Hijau yang diketuaiRahmad Danupoyo dan merupakan wilayah binaan Satrun Datau di DesaMulyonegoro, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Keberhasilan panen rayatersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya produktivitas budidaya jagung diKabupaten Gorontalo.

Menko Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa peningkatan produksi jagungmerupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasionalsekaligus mendukung target swasembada pangan yang menjadi prioritaspemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Harga jagung sesuai dengan acuan Rp.5.500 tapi disini 6000 (bagus sekali), danproduksijagungnya besar2.disinisayalihat1hektarbisadiatas6tondansayacekbenar diatas 6ton. Kemarin saya sempat lihat dilampung perhektar bisa 5 ton jadilebih sedikit. Yg kedua pupuk lancar dan harganya juga diskon sampai 20%.” ujarZulkifli Hasan.

Menurut Menko Pangan, pemerintah akan terus mendorong peningkatanproduktivitas dan efisiensi usaha tani agar kontribusi sentra-sentra produksi jagungterhadap kebutuhan nasional semakin besar.

Ke depan, pemerintah optimistis produksi jagung di wilayah tersebut akan terusmeningkat. Pada Juli 2026, luas panen jagung di wilayah binaan tersebut ditargetkanmeningkat secara signifikan menjadi lebih dari 1.000 hektare sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan produksi jagung nasional.

Pemerintah terus mendorong kolaborasi antara petani, kelompok tani, pelaku usaha,dan pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, sertamemperkuat hilirisasi komoditas jagung guna mendukung ketahanan danswasembada pangan.


Narahubung

Kepala Biro Umum dan Hubungan Masyarakat

​​


Lampiran Dokumen

SIARAN PERS - Menko Bidang Pangan Dorong Peningkatan Produksi Jagung Nasional, Panen Raya Gorontalo Hasilkan 210 Ton

23 Jun 2026 file

Siaran Pers

06 Jan 2026
Total Dilihat 17 kali
Dilihat Hari Ini 1 kali
Bagikan informasi ini:

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP

Informasi Terkait

Informasi lain dalam kategori yang sama