SIARAN PERS Menko Pangan Kunjungi KDMP Endang Rejo, Tegaskan Koperasi Desa sebagai Pusat Distribusi Pangan dan Penggerak Ekonomi Rakyat
Informasi Publik
Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
SIARAN PERS
No. 161/SES.M.PANGAN.4/SP/2/2026
Lampung Tengah, 26 Februari 2026 –Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Endang Rejo, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda penguatan distribusi pangan dan percepatan aktivasi koperasi desa sebagai simpul ekonomi rakyat.
Dalam peninjauan tersebut, Menko Pangan menegaskan bahwa koperasi desa harus menjadi pusat kegiatan ekonomi di tingkat desa dan tidak hanya sebagai penyedia kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai penghubung hasil produksi masyarakat dengan pasar yang lebih luas. Koperasi diharapkan mampu membeli hasil panen petani, produk peternak, maupun komoditas perikanan ketika harga turun, sehingga melindungi pendapatan warga sekaligus menjaga stabilitas pasokan.
“Koperasi Desa harus menjadi pusat distribusi. Kalau gabah tidak terserap, koperasi yang beli. Kalau ikan atau telur tidak laku, koperasi yang ambil. Dari koperasi inilah pasokan disalurkan, termasuk untuk kebutuhan SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis,” tegas Menko.
KDMP Endang Rejo saat ini memiliki 107 anggota dengan struktur kepengurusan dan pengawasan yang telah terbentuk. Koperasi berada pada tahap konsolidasi awal dan persiapan operasional. Minat masyarakat untuk memanfaatkan layanan koperasi cukup tinggi, terutama untuk kebutuhan sembako dan layanan keuangan desa. Namun, operasional penuh masih dalam proses penyelesaian administrasi dan penguatan modal kerja. Disamping itu Menko Pangan menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada TNI dalam semangat satu komando pembangunan fisik KDMP Endang Rejo.
Kedepannya, KDMP Endang Rejo diarahkan menjadi pusat layanan ekonomi desa yang terintegrasi, mencakup penyediaan kebutuhan pokok, layanan keuangan inklusif, sarana produksi pertanian dan peternakan, layanan kesehatan dasar, pengembangan potensi wisata desa, serta fasilitas penyimpanan hasil produksi berbasis rantai dingin untuk mengurangi kehilangan pascapanen. Pengembangan ini dirancang sebagai satu ekosistem usaha terpadu yang saling mendukung dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk lokal.
Menko Pangan juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional dan akuntabel. Pemerintah mendorong penguatan manajemen melalui pelatihan kewirausahaan dan penyiapan tenaga pengelola tetap agar koperasi tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi benar-benar aktif secara ekonomi dan berkelanjutan.
Selain itu, koperasi desa diharapkan terhubung secara digital dengan jaringan koperasi lainnya di seluruh Indonesia, sehingga distribusi komoditas dapat dilakukan secara lebih efisien dan mengurangi disparitas harga antarwilayah. Integrasi ini menjadi bagian dari strategi nasional membangun sistem distribusi pangan yang lebih adil dan merata.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan Koperasi Desa Merah Putih tidak sekadar menjadi program kelembagaan, melainkan instrumen nyata pemerataan ekonomi dan penguatan ketahanan pangan. Pemerintah pusat dan daerah akan terus bersinergi mempercepat aktivasi operasional KDMP Endang Rejo agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Melalui penguatan koperasi desa, pemerintah mendorong agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di kota, melainkan tumbuh dari desa sebagai fondasi utama kemajuan nasional.
Lampiran Dokumen
SIARAN PERS Menko Pangan Kunjungi KDMP Endang Rejo, Tegaskan Koperasi Desa sebagai Pusat Distribusi Pangan dan Penggerak Ekonomi Rakyat
Siaran Pers
Butuh Informasi Lebih Lanjut?
Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP