SIARAN PERS PERAN IKLI DALAM MEWUJUDKAN EKONOMI BIRU BERKELANJUTAN
Informasi Publik
Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
SIARAN PERS No.54/SES.M.PANGAN.4/SP/09/2025
PERAN IKLI DALAM MEWUJUDKAN EKONOMI BIRU BERKELANJUTAN
Bogor, 09 September 2025 – Deputi Sumber Daya Maritim, Dandy Satrya Iswara, secara resmi membuka Seminar Kesehatan Laut dengan tema “Integrasi Ekologi dan Ekonomi: Peran IKLI dalam Mewujudkan Ekonomi Biru Berkelanjutan”. Seminar ini dihadiri oleh perwakilan kementerian, pemerintah daerah, akademisi dan praktisi. Dalam sambutannya, Deputi Sumber Daya Maritim menekankan pentingnya kesehatan laut sebagai fondasi kehidupan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Lebih dari 60% penduduk Indonesia tinggal di wilayah pesisir, sementara jutaan nelayan, industri perdagangan, logistik, dan pariwisata menggantungkan hidup pada laut.
“Jika laut sakit, maka manusia pun ikut sakit. Sebaliknya, laut yang sehat akan memperkuat ekonomi, sosial, dan ketahanan bangsa” tegasnya. Instrumen Indeks Kesehatan Laut Indonesia (IKLI) menjadi sorotan utama dalam seminar ini. Sejak pertama kali dihitung, skor IKLI Indonesia meningkat dari 73,16 (2020) menjadi 78,64 (2024). Pemerintah saat ini tengah menyiapkan revisi pedoman perhitungan IKLI agar lebih relevan dengan arah pembangunan nasional dalam RPJMN. Deputi Dandy menambahkan, IKLI diharapkan dapat:
● Menjadi standar keberlanjutan pemanfaatan sumber daya laut.
● Menjadi dasar insentif dan disinsentif bagi sektor usaha.
● Mengintegrasikan data ekologi dalam perencanaan ekonomi wilayah pesisir.
● Memastikan pembangunan laut berorientasi pada keberlanjutan ekosistem.
Meski demikian, Deputi juga menyoroti tantangan besar menuju ekonomi biru berkelanjutan, seperti ego sektoral, keterbatasan data ilmiah, rendahnya kesadaran pelaku usaha, serta dampak perubahan iklim global. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, disiplin ilmu, dan generasi. “Laut kita adalah cermin bangsa kita. Jika laut jernih dan sehat, maka masa depan Indonesia akan kuat dan berdaulat,” pungkas Deputi Dendy. Seminar ini diharapkan menghasilkan rekomendasi nyata, termasuk peta jalan integrasi ekologi dan ekonomi melalui Indeks Ekonomi Biru Indonesia (IBEI), penguatan jejaring multipihak, serta peningkatan kesadaran publik akan pentingnya laut yang sehat bagi masa depan bangsa.
Narahubung.
Kepala Biro Umum, Keuangan dan Komunikasi Devid Y. Mohammad.
081288119482
Lampiran Dokumen
SIARAN PERS PERAN IKLI DALAM MEWUJUDKAN EKONOMI BIRU BERKELANJUTAN
Siaran Pers
Butuh Informasi Lebih Lanjut?
Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP