Berkala

SIARAN PERS Perkuat Cadangan Jagung Nasional, Kemenko Pangan Pastikan Siap Serap Hingga 1 Juta Ton di 2025

Informasi Berkala

Informasi Publik

Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

SIARAN PERS No.20/SES.M.PANGAN.4/SP/03/2025

“Perkuat Cadangan Jagung Nasional, Kemenko Pangan Pastikan Siap Serap Hingga 1 Juta Ton di 2025”

Jakarta, 24 Maret 2025 - Kementerian Koordinator Bidang Pangan memimpin upaya peningkatan penyerapan jagung petani hingga 1 juta ton pada 2025 untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat Cadangan Jagung Pemerintah (CJP). Rapat Koordinasi ini dihadiri secara langsung oleh Kepala Badan Pangan Nasional dan Direktur Utama Perum BULOG serta perwakilan dari Menteri Sekretaris Negara, Menteri Hukum, Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan , Menteri Pertanian, Menteri Badan Usaha Milik Negara. Upaya ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam Rapat Terbatas Desember 2024, dengan menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung pipilan kering sebesar Rp5.500 per kilogram di tingkat petani mulai 1 Februari 2025. Hal ini bertujuan agar petani lebih sejahtera dan semakin produktif dalam menunjang swasembada pangan.Menteri Koordinator Bidang Pangan menegaskan untuk menyerap produksi jagung dari petani selama musim panen Maret-April 2025 melalui Perum Bulog. “Kami targetkan Bulog menyerap 1 juta ton jagung pipilan kering di tingkat petani di tahun 2025 sebagai Cadangan Jagung Pemerintah” ujarnya.
Kebijakan ini dirancang untuk menjaga stabilitas harga jagung di tengah surplus produksi, sekaligus memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga. Selain itu, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus dioptimalkan agar dapat menjaga keseimbangan harga pakan ternak serta produk turunannya, seperti daging ayam dan telur. Menko Pangan juga mengimbau petani untuk memperhatikan kualitas panen agar hasil yang diperoleh tetap optimal. “Jangan terburu-buru memanen sebelum waktunya. Tunggu hingga jagung mencapai kematangan yang tepat agar mutunya tetap terjaga dan dapat disimpan lebih lama,” sambungnya.
Disamping itu Menko Bidang Pangan juga memastikan stok sembako nasional dalam kondisi aman menjelang Lebaran. “Harga cabai yang sempat naik kini mulai turun. Semua kebutuhan pokok tersedia dan terjangkau,” tambahnya. Program penyerapan jagung ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan swasembada pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi petani. Dengan peran pentingnya dalam menjaga stabilitas harga dan cadangan pangan nasional, BULOG akan memastikan proses pembelian dari petani berjalan optimal dengan pengawasan ketat terhadap kualitas dan distribusi. Menko Pangan juga mengimbau BULOG untuk menjalankan tugas ini dengan optimal, memastikan harga tetap stabil, serta menjaga keseimbangan pasokan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani dan masyarakat. Melalui upaya berkelanjutan ini, diharapkan kesejahteraan petani semakin meningkat dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

Kepala Biro Umum, Keuangan dan Komunikasi
Devid.Y. Mohammad.
081288119482

Lampiran Dokumen

SIARAN PERS Perkuat Cadangan Jagung Nasional, Kemenko Pangan Pastikan Siap Serap Hingga 1 Juta Ton di 2025

24 Mar 2025 file

Siaran Pers

06 Jan 2026
Total Dilihat 4 kali
Dilihat Hari Ini 3 kali
Bagikan informasi ini:

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP

Informasi Terkait

Informasi lain dalam kategori yang sama