Berkala

SIARAN PERS Presiden Dorong Swasembada Protein Dari Tambak Produktif

Informasi Berkala

Informasi Publik

Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

SIARAN PERS
No. 230/SES.M.PANGAN.4/SP/4/2026

Kebumen, 23 Mei 2026 — Presiden Prabowo Subianto meninjau panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5). Presiden menyaksikan proses panen udang dan ikut menarik jaring yang terisi penuh bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Pemerintah menempatkan panen raya udang ini sebagai bagian dari penguatan swasembada protein nasional. Selain shrimp estate di Kebumen, dan juga untuk menambah sumber protein rakyat sekaligus membuka peluang ekspor, Presiden Prabowo juga mendorong pembangunan tambak udang di Waingapu seluas 2.000 hektare, dan Gorontalo 200 hektare, serta tambak ikan di kawasan Pantura Jawa Barat 14.000 hektare.

Menko Pangan Zulkifli Hasan hadir untuk memperkuat koordinasi pemerintah dalam pengembangan pangan kelautan dan perikanan. Hasil panen udang dari kawasan ini akan diarahkan terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sebagai bagian dari penguatan swasembada protein.

Tambak udang di Desa Tegal Retno, Kebumen, memiliki luas lahan 65 hektar dengan jumlah kolam sebanyak 206 petak dan dikelola Badan Layanan Umum (BLU) milik Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kawasan ini telah dibangun sekitar tiga tahun dan melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan operasional.

Setiap hektare tambak ditargetkan mampu menghasilkan sekitar 40 ton udang. Dengan harga sekitar Rp70 ribu per kilogram, kawasan ini ditargetkan menghasilkan produksi hingga 960 ton per siklus atau sekitar 1.920 ton per tahun, nilai produksi sekitar Rp67,2 miliar per siklus atau Rp134,4 miliar per tahun, serta menyerap sekitar 650 tenaga kerja lokal.

Setelah capaian swasembada beras, jagung, telur, ayam, dan ikan, pengembangan tambak udang dan ikan diarahkan untuk memperkuat swasembada protein. Pemerintah ingin program ini mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas angkatan kerja, kecerdasan anak, serta percepatan penurunan stunting.​

Lampiran Dokumen

SIARAN PERS Presiden Dorong Swasembada Protein Dari Tambak Produktif

23 May 2026 file

Siaran Pers

06 Jan 2026
Total Dilihat 7 kali
Dilihat Hari Ini 1 kali
Bagikan informasi ini:

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP

Informasi Terkait

Informasi lain dalam kategori yang sama