SIARAN PERS Presiden Prabowo Risau dengan Persoalan Sampah, Zulhas Dorong Reformasi Radikal Pengelolaan Sampah Nasional
Informasi Publik
Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
SIARAN PERS
No. 219/SES.M.PANGAN.4/SP/5/2026
Jakarta, 10 Mei 2026 — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa persoalan sampah telah menjadi kerisauan Presiden Prabowo Subianto dan membutuhkan reformasi pengelolaan sampah yang radikal, cepat, dan menyeluruh.
Hal tersebut disampaikan Zulhas dalam Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di Plaza Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (10/5), dalam rangka peringatan HUT ke-499 Jakarta bertema “Jaga Jakarta Bersih; Pilah Sampah.”
Dalam sambutannya, Zulhas menyoroti lambatnya pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) akibat rumitnya birokrasi dan regulasi.
“Selama 11 tahun, hanya ada dua proyek yang mendapat izin. Itu pun satu tidak jalan dan satu lagi kadang jalan kadang tidak. Karena itu Presiden Prabowo meminta persoalan sampah ditangani serius dan cepat,” ujar Zulhas.
Sebagai Ketua Satgas PSEL, dirinya mengaku langsung melakukan terobosan melalui penyederhanaan regulasi, termasuk penerbitan Perpres Nomor 109 Tahun 2025 untuk mempercepat pembangunan PSEL di berbagai daerah.
Zulhas juga menyoroti kondisi Jakarta yang memproduksi sekitar 9.000 ton sampah per hari, di mana sekitar 8.000 ton masih berakhir di TPST Bantargebang. Pemerintah pun menargetkan pembangunan PSEL berbasis teknologi insinerator di Bantargebang selesai pada 2028. Menurutnya, paradigma pengelolaan sampah harus diubah secara total.
“Sampah tidak boleh lagi dipandang sebagai musuh, tetapi sebagai sumber energi dan harapan baru. Dari sampah jadi terang untuk Jakarta,” tegasnya.
Selain percepatan infrastruktur, pemerintah juga menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat melalui budaya memilah sampah dari rumah tangga.
Zulhas mengapresiasi Gerakan Pilah Sampah yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jakarta dan berharap gerakan tersebut menjadi contoh nasional dalam membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah organik, anorganik, dan B3 sejak dari sumbernya.
Lampiran Dokumen
SIARAN PERS Presiden Prabowo Risau dengan Persoalan Sampah, Zulhas Dorong Reformasi Radikal Pengelolaan Sampah Nasional
Siaran Pers
Butuh Informasi Lebih Lanjut?
Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP