Berkala

SIARAN PERS - Pusat dan Daerah Perkuat Kolaborasi, Percepat KSPEAN Papua Selatan dan Ketahanan Pangan Papua

Informasi Berkala

Informasi Publik

Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

SIARAN PERS No. 260/SES.M.PANGAN/SP/7/2026

Jayapura, 14 Juli 2026 – Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Papua Selatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Tanah Papua. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Program Prioritas Presiden Bidang Pangan se-Provinsi Papua yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan didampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Panga, Mentri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Wakil Gubernur Papua, Bupati Sarmi, Bupati Supiori, Wakil Bupati Kerom, dan perwakilan pemerintah Kabupaten Kota.

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi tingkat Kabupaten di Merauke yang digelar pada hari yang sama, sebagai bagian dari rangkaian dialog pemerintah pusat dengan pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi dan menyusun langkah percepatan pembangunan kawasan pangan strategis dan ketahanan pangan di Papua.

Dalam arahannya, Menko Pangan menegaskan komitmen pemerintah membangun sektor pangan dari hulu hingga hilir. Pemerintah telah menyederhanakan regulasi pupuk bersubsidi dari 145 aturan menjadi tiga aturan utama agar petani lebih mudah memperoleh pupuk. Di sisi lain, pemerintah juga mempercepat pencetakan satu juta hektare sawah di Wanam, Merauke.

"Presiden menginginkan Papua mampu memenuhi kebutuhan pangan dan energinya sendiri. KSPEAN Papua Selatan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang tidak hanya memenuhi kebutuhan Papua, tetapi juga memperkuat pasokan pangan nasional," tegas Menko Pangan.

Dalam sesi dialog, para kepala daerah menyampaikan potensi besar Papua di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, sekaligus berbagai tantangan yang masih dihadapi, mulai dari keterbatasan infrastruktur, irigasi, transportasi logistik, alat dan mesin pertanian, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Menko Pangan memastikan seluruh usulan akan dibahas dalam rapat kabinet untuk menjadi bagian dari percepatan pembangunan. Sejumlah kebutuhan daerah juga akan disinergikan melalui program Koperasi Desa Merah Putih, yang berperan sebagai pusat distribusi bantuan pemerintah sekaligus offtaker hasil produksi petani dan nelayan, sehingga rantai pasok semakin efisien dan harga pangan lebih stabil.

Melalui penguatan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, pembangunan KSPEAN Papua Selatan diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia timur sekaligus memperkokoh ketahanan pangan nasional.

Lampiran Dokumen

SIARAN PERS - Pusat dan Daerah Perkuat Kolaborasi, Percepat KSPEAN Papua Selatan dan Ketahanan Pangan Papua

14 Jul 2026 file

Siaran Pers

06 Jan 2026
Total Dilihat 11 kali
Dilihat Hari Ini 1 kali
Bagikan informasi ini:

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP

Informasi Terkait

Informasi lain dalam kategori yang sama