SIARAN PERS Sinkronisasi dan Pengendalian Ketahanan Pangan di Jawa Tengah
Informasi Publik
Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
SIARAN PERS No. 02/SES.M.PANGAN.4/SP/01/2025
“Sinkronisasi dan Pengendalian Ketahanan Pangan di Jawa Tengah”
Semarang, 31 Desember 2024 – Kementerian Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan telah memimpin rapat koordinasi bidang pangan yang diselenggarakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang. Rakortas ini dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo; Menteri Pertanian, Amran Sulaiman; Menteri Perdagangan, Budi Santoso; Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono; Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir; Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni; Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq; serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Selain itu, turut hadir Wakil Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Pangan Nasional, Kepala Badan Gizi Nasional, PJ Gubernur Jawa Tengah beserta jajaran, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Direktur Utama Perum Bulog, Direktur Utama PT Perhutani, dan Direktur Utama PT PLN. Fokus utama rapat ini adalah sinkronisasi program strategis, penguatan infrastruktur, dan penanganan tantangan di berbagai sektor, seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan pengelolaan lingkungan.
Beberapa capaian penting yang telah diraih di Jawa Tengah meliputi pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, peningkatan penyaluran pupuk bersubsidi, serta penguatan ketersediaan pangan (Ketersediaan beras mencapai 2,25 juta ton, jauh melebihi kebutuhan sebesar 342.869 ton). Meskipun demikian, tantangan seperti perubahan iklim, rendahnya literasi petani, dan keterbatasan infrastruktur masih menjadi perhatian utama. Di sektor peternakan, langkah pengembangan bibit unggul, penyediaan vaksin PMK, dan pengembangan industri pengolahan susu terus diupayakan untuk meningkatkan produktivitas.
Sektor perikanan juga menghadapi beberapa tantangan seperti alih fungsi lahan,perubahan iklim,serta wabah penyakit ikan, namun pemerintah telah memprioritaskan rehabilitasi saluran tambak, pengembangan budidaya laut, dan penerapan teknologi hemat air. Selain itu, program rehabilitasi mangrove juga menjadi bagian penting dalam melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan menjaga ekosistem lingkungan. Dalam pengelolaan sampah, inovasi teknologi seperti Refuse Derived Fuel (RDF) di Cilacap, gasifikasi di TPA Putri Cempo Surakarta, dan landfill gas di TPA Jatibarang Semarang menjadi langkah konkret untuk mendukung mitigasi perubahan iklim serta mendorong transisi energi berkelanjutan. Upaya ini didukung oleh kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam rakortas juga menyampaikan kabar gembira dari hasil Rapat Terbatas Bidang Pangan yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada seluruh stakeholder, "Perintah Bapak Presiden, hasil pertanian padi dan jagung yang tidak diserap pasar akan dibeli oleh pemerintah melalui Bulog. Harga beli kepada petani juga disesuaikan. Harga gabah yang Rp.6.000 perkg menjadi Rp.6.500 per kg dan jagung yang Rp.5.000 per kg menjadi Rp.5.500 per kg. Bulog juga akan membeli dalam bentuk beras seharga Rp12.000 per kg. Nanti kita akan kerja sama dengan pabrik padi yang ada di daerah,"
Sebagai langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pihak terus dioptimalkan. Komitmen bersama ini diharapkan mampu menghadirkan solusi efektif terhadap berbagai tantangan, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan semangat kerja sama dan inovasi, target swasembada pangan yang berkelanjutan dapat segera tercapai untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Narahubung.
Kepala Biro Umum, Keuangan dan Komunikasi
Devid.Y. Mohammad.
081288119482
Lampiran Dokumen
SIARAN PERS Sinkronisasi dan Pengendalian Ketahanan Pangan di Jawa Tengah
Siaran Pers
Butuh Informasi Lebih Lanjut?
Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP