Berkala

SIARAN PERS Zulhas Temui UAS, Bahas Pangan Dan Kebangsaan

Informasi Berkala

Informasi Publik

Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


SIARAN PERS
No. 212/SES.M.PANGAN.4/SP/5/2026

Pekanbaru, 29 April 2026 — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersilaturahmi dengan ulama nasional Ustaz Abdul Somad di Pekanbaru, Riau, Rabu, 29 April 2026. Pertemuan itu menjadi momentum memperkuat pesan kebangsaan, persatuan, dan kesejahteraan rakyat melalui penguatan sektor pangan.


Menko Zulkifli Hasan yang akrab dipanggil Zulhas menegaskan, pangan tidak bisa lagi dilihat semata sebagai urusan produksi, distribusi, dan stabilisasi harga. Pangan adalah kebutuhan paling dasar rakyat. Karena itu, keberhasilan menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan keadilan sosial.

Silaturahmi dengan UAS juga menunjukkan pentingnya kerja bersama pemerintah, ulama, dan masyarakat. Pemerintah menjalankan kebijakan, sementara ulama dan tokoh masyarakat ikut memperkuat nilai moral, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

UAS dikenal sebagai ulama dan pendakwah yang memiliki pengaruh luas. Ia kerap menyampaikan pesan tentang akhlak, persatuan, ukhuwah, dan tanggung jawab sosial. Pesan itu sejalan dengan agenda pembangunan pangan nasional yang membutuhkan gotong royong banyak pihak, dari pemerintah pusat dan daerah, petani, nelayan, pelaku usaha, koperasi, hingga masyarakat.

Zulhas sendiri memiliki pengalaman panjang di pemerintahan. Sebelum menjabat Menko Pangan sejak 2024, ia pernah menjadi Menteri Kehutanan, Ketua MPR RI, dan Menteri Perdagangan. Rekam jejak itu dinilai relevan karena persoalan pangan berkaitan dengan sumber daya alam, perdagangan, distribusi, stabilitas harga, perlindungan petani, dan kesejahteraan masyarakat kecil.

Sebagai Menko Pangan, Zulhas bertugas mengoordinasikan kebijakan lintas sektor untuk memperkuat ekosistem pangan nasional. Agendanya mencakup peningkatan produksi, penguatan distribusi, stabilisasi harga bahan pokok, pemberdayaan petani dan nelayan, serta penguatan kelembagaan ekonomi rakyat.

Riau juga memiliki posisi penting dalam agenda pangan nasional. Provinsi ini memiliki potensi pertanian, perkebunan, perikanan, dan perdagangan, sekaligus menjadi simpul ekonomi masyarakat di wilayah barat Indonesia.

Karena itu, pertemuan di Pekanbaru tidak hanya menjadi agenda silaturahmi. Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi sosial untuk memperkuat dukungan masyarakat terhadap pembangunan pangan nasional.

Pesan utama yang mengemuka, membangun pangan berarti membangun kehidupan rakyat dari akar paling dasar. Pangan bukan sekadar komoditas, tetapi menyangkut pendapatan petani dan nelayan, harga kebutuhan keluarga, kecukupan gizi anak, lingkungan bersih, dan rasa aman masyarakat.

Silaturahmi Zulhas dan UAS menjadi simbol kolaborasi kebangsaan dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong kesejahteraan rakyat, dan merawat persatuan Indonesia.

Lampiran Dokumen

SIARAN PERS Zulhas Temui UAS, Bahas Pangan Dan Kebangsaan

29 Apr 2026 file

Siaran Pers

06 Jan 2026
Total Dilihat 14 kali
Dilihat Hari Ini 1 kali
Bagikan informasi ini:

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP

Informasi Terkait

Informasi lain dalam kategori yang sama