Berkala

SIARAN PERS Pemerintah Perkuat Implementasi Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Tengah Melalui Target Nasional 82,9 Juta Penerima Manfaat, Percepatan Validasi Data dan Standar Keamanan Pangan Jadi Prioritas

Informasi Berkala

Informasi Publik

Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

SIARAN PERS
No. 165/SES.M.PANGAN.4/SP/3/2026

Semarang, 3 Maret 2026 –

  1. Menteri Koordinator Bidang Pangan memimpin Rapat Koordinasi Implementasi Perpres No. 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jawa Tengah. Rapat ini bertujuan mensosialisasikan kebijakan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program di daerah.
  2. Hingga 27 Februari 2026, MBG telah berjalan di 38 provinsi dengan 61,2 juta penerima manfaat melalui 24.368 SPPG. Di Jawa Tengah, Program MBG menjangkau 9,29 juta penerima manfaat dengan 3.838 SPPG beroperasi.
  3. Pelaksanaan MBG didukung 28 K/L sesuai Perpres No. 115 Tahun 2025 dan Keppres No. 28 Tahun 2025. BGN bertindak sebagai penyelenggara utama, didukung Tim Koordinasi yang ditetapkan melalui Kepmenko No. 78 Tahun 2025. Substansi penting mencakup pengawasan keamanan pangan, standar gizi, penanganan limbah, pemanfaatan pangan lokal, serta sistem pelaporan terpadu.
  4. Pemda berperan strategis dalam penjaminan mutu, percepatan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), dan stabilisasi pasokan pangan lokal. Capaian SLHS Jawa Tengah mencapai 35,03%, di atas rata-rata nasional 32%. Menko Pangan menginstruksikan evaluasi terhadap SPPG yang mengalami kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan.
  5. MBG menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM, BUMDes, koperasi nelayan, dan peternak mandiri. Pasokan bahan pokok SPPG di Jawa Tengah mayoritas berasal dari Koperasi/BUMDes dan UMKM. Produksi unggulan meliputi telur ayam di Pati dan susu sapi perah di Boyolali.
  6. Masih ditemukan ketidaksesuaian data penerima manfaat yang memerlukan validasi lanjutan oleh Pemda. Capaian layanan: siswa sekolah perlu percepatan hingga 100%, pesantren baru 7,7%, santri 3,24%, SPPG pesantren 12,13%. Capaian ibu hamil dan menyusui telah melampaui 50%, sementara balita non-PAUD 24,4%.
  7. Program MBG tetap dilaksanakan selama Bulan Ramadhan serta masa libur dan cuti bersama. Untuk wilayah mayoritas berpuasa, diberikan paket makanan kemasan sehat. Sementara itu, sekolah mayoritas non-muslim tetap menjalankan program secara normal.
  8. Kemenko Bidang Pangan akan membangun Command Center MBG untuk mendukung koordinasi dan pengawasan nasional.
  9. Pemerintah berkomitmen memastikan MBG berjalan tepat sasaran, aman, berkualitas, dan berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.​​

Lampiran Dokumen

SIARAN PERS Pemerintah Perkuat Implementasi Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Tengah Melalui Target Nasional 82,9 Juta Penerima Manfaat, Percepatan Validasi Data dan Standar Keamanan Pangan Jadi Prioritas

03 Mar 2026 file

Siaran Pers

06 Jan 2026
Total Dilihat 1 kali
Dilihat Hari Ini 1 kali
Bagikan informasi ini:

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP

Informasi Terkait

Informasi lain dalam kategori yang sama