Berkala

SIARAN PERS Menko Pangan Tinjau Kesiapan KKMP Candirenggo, Dorong Percepatan Aktivasi Koperasi sebagai Simpul Distribusi Pangan

Informasi Berkala

Informasi Publik

Informasi ini disediakan sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Setiap warga negara berhak memperoleh informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

SIARAN PERS
No. 155/SES.M.PANGAN.4/SP/2/2026

Malang, 24 Februari 2026 – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, sebagai bagian dari upaya penguatan ekosistem pangan di daerah sekaligus memastikan kesiapan koperasi berfungsi sebagai simpul distribusi dan penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan. Kunjungan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sistem distribusi pangan nasional berbasis kelembagaan ekonomi rakyat.

Secara kelembagaan, KKMP Candirenggo telah memiliki legalitas lengkap serta didukung infrastruktur gerai dan gudang yang telah selesai dibangun. Rekening operasional koperasi juga telah aktif sehingga secara dasar kelembagaan dinilai siap menjalankan kegiatan usaha. Namun demikian, operasional masih dalam tahap aktivasi karena beberapa sarana pendukung seperti furnitur dan kendaraan distribusi belum tersedia serta belum adanya serah terima bangunan fisik gerai gudang KKMP kepada pengurus koperasi.

“Koperasi Kelurahan Merah Putih harus menjadi simpul distribusi pangan yang aktif dan produktif di tingkat masyarakat, sehingga mampu menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan harga agar tetap terjangkau. Pemerintah akan terus mempercepat aktivasi operasional koperasi agar manfaat ekonominya segera dirasakan langsung oleh warga,” ujar Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Hingga saat ini koperasi memiliki 162 anggota dan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat. Warga mulai merasakan manfaat awal berupa akses kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, meskipun volume transaksi masih terbatas karena operasional belum berjalan optimal. Untuk menjaga stabilitas pasokan dan efisiensi harga, koperasi telah menjalin kerja sama distribusi dengan mitra grosir tingkat pertama.

Selain usaha ritel sembako, koperasi sedang memproses layanan distribusi LPG 3 kg serta mengoperasikan layanan BRILink secara terbatas yang akan dioptimalkan setelah gerai aktif sepenuhnya. KKMP Candirenggo juga telah mulai masuk dalam rantai pasok program MBG/SPPG sebagai pemasok, menunjukkan kesiapan koperasi menjadi bagian dari sistem distribusi pangan yang lebih luas dan terintegrasi.

Dalam aspek tata kelola, koperasi masih berada pada fase konsolidasi awal. Rapat Anggota Tahunan (RAT) belum dilaksanakan dan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) akan dilakukan setelah struktur operasional dan transaksi berjalan stabil. Pemerintah menekankan pentingnya penguatan tata kelola dan kapasitas manajemen agar koperasi tumbuh sehat, transparan, dan akuntabel.

Ke depan, KKMP Candirenggo diarahkan untuk mengoptimalkan fungsi sebagai pusat distribusi pangan dan simpul kegiatan ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha ritel sembako dan LPG sebagai bisnis inti, pemanfaatan gudang distribusi, serta pengembangan layanan jasa pendukung. Pemerintah akan terus mendorong sinergi pusat dan daerah guna mempercepat aktivasi operasional koperasi sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan koperasi tidak hanya hadir secara kelembagaan, tetapi benar-benar berfungsi produktif sebagai instrumen distribusi pangan dan penguatan ekonomi rakyat.​

Lampiran Dokumen

SIARAN PERS Menko Pangan Tinjau Kesiapan KKMP Candirenggo, Dorong Percepatan Aktivasi Koperasi sebagai Simpul Distribusi Pangan

24 Feb 2026 file

Siaran Pers

06 Jan 2026
Total Dilihat 4 kali
Dilihat Hari Ini 2 kali
Bagikan informasi ini:

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Ajukan permohonan informasi publik sesuai dengan hak Anda berdasarkan UU KIP

Informasi Terkait

Informasi lain dalam kategori yang sama